Peran Mahasiswa Dalam Perdamaian Antar Umat Beragama

Peran Mahasiswa Dalam Perdamaian Antar Umat Beragama
Oleh : Nella Kurnia Anggrahini

Kita tahu berbagai macam konflik pernah terjadi di negeri ini. Konflik-konflik yang terjadi tersebut umumnya disebabkan oleh karena perbedaan baik karena perbedaan ras, suku, budaya, dan salah satunya adalah agama. Coba kita ingat lagi tentang salah satu konflik yang pernah terjadi di Indonesia bagian timur antara umat muslim dan umat kristen pada saat kerusuhan poso. Konflik yang telah merenggut banyak korban jiwa. Sungguh sangat sedih sekali ketika mengingat kejadian itu. Sangat disayangkan mengapa konflik tersebut dapat terjadi. Bukankah pada hakekatnya semua agama itu mengajarkan kebaikan, dan perdamaian?

Seluruh umat beragama di dunia ini pasti menginginkan adanya perdamaian. Sebab menurut saya tidak ada agama yang mengajarkan kejahatan, kekerasan ataupun peperangan. Semua agama pasti mengajarkan kepada manusia tentang kebaikan, yang diantaranaya kepedulian dan perdamaian. Maka dari itu setiap kita yang mengaku beragama dan ber-Tuhan tentu harus memiliki kepedulian dalam upaya mewujudkan perdamaian di masyarakat Indonesia. Para tokoh agama yang dianggap memiliki karisma dan pengaruh besar di masyarakat harus ikut serta aktif menyerukan perdamaian termasuk pula bagi para pemuda dan mahasiswa. karena pemuda adalah agen perubahan dan sebagai agen perdamaian.

Apabila di lingkungan kaum muda saja perbedaan agama menjadi penghalang membentuk suatu kesatuan menuju perubahan lebih baik, maka generasi muda tidak akan lebih baik. Perselisihan akan sering terjadi di mana saja oleh karena perbedaan agama tersebut. Mahasiswa sebagai generasi muda layaknya memikirkan hal ini dan mulai bangkit melakukan suatu perubahan. Mengapa mahasiswa? Karena mahasiswa adalah generasi muda yang sedang bertumbuh dan akan menjadi penerus kepemimpinan bangsa ini. Generasi muda menjadi aktor terbaik pada perubahan. Jika saat ini generasi muda memahami dan sepaham akan perbedaan agama dan membentuk kesatuan yang didasarkan perbedaan agama maka kerukunan/hubungan lintas agama akan terjaga kearah yang baik. Tindakan yang dilakukan yaitu mengajak semua masyarakat, generasi muda saling memahami perbedaan agama, memperbaiki hubungan lintas agama, dan membentuk kesatuan melawan provokasi-provokasi yang membuat keributan, dan melakukan kegiatan bersama yang mendorong masyarakat saling menghormati didalam pluralisme.

Ada sebuah istilah mengungkapkan bahwa pemuda hari ini adalah cerminan masa depan bangsa. Bukankah negara kita ini merupakan negara multikultur. Yaitu negara yang memiliki keanekaragaman suku, ras, budaya, dan agama. Jika pemuda hari ini mampu menjadi pemuda yang senantiasa mampu mengahrgai nilai-nilai perdamaian, dan mampu mampu bersatu dalam perbedaan seperti yang tercermin dalam semboyan kita Bhineka Tunggal Ika maka saya yakin Indonesia akan tetap terjaga perdamaiannya sampai kapanpun terutama saling mengharagai antar umat beragama. Salam peace generationšŸ˜€

Bandung, 17 Oktober 2014
Nella Kurnia Anggrahini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s